Saturday, July 24, 2010

GEMPA PANYABUNGAN ATAU GEMPA DI MANDAILING NATAL

Saat menjelang malam, tidak ada lagi terasa getaran gempa di Madina. Tak ada lagi setelah terjadi guncangan kuat yang mengakibatkan anak anak SD tidak lagi sekolah, anak anak SMP tak lagi melakukan kegiatan belajar mengajar karena trauma akan datangnya gempa susulan. Tak tahunya malam ini pada pukul 22 malam, datang lagi guncangan gempa. Ini yang paling membuat anak anak ketakutan untuk tidur. Apalagi di berita televisi telah disiarkan bahwa Mandailing Natal rawan gempa. Ini menambah ketakutan anak anak untuk tidur. Betapa tidak, buktinya malam ini datang lagi gempa. Anak anakku sempat terbangun karena getaran gempa itu. Saya sendiri terpaksa pulang dari rumah temanku karena guncangan gempa itu. Tentu saja saya ingin melihat keadaan keluarga di rumah. Sesampai di rumah, rupanya ada anakku yang takut tidur. Jadi terpaksa saya harus menemaninya tidur. Mereka merasa tidak cukup lagi kalau hanya ibunya yang menemani mereka di malam ini.
Malam kujalani sambil menonton tv, sesekali tertulis berita di tv yang mengatakan bahwa Mandailing Natal rawan gempa. Disatu sisi ini yang membuat anak anak jadi takut, tapi disatu sisi ini sangat penting karena kewaspadaan warga mandailing Natal inipun perlu ditingkatkan.
Gempa pada malam ini, tanggal 24 Juli 2010 jam 10 malam kemungkinan tidak memakan korban. Karena getarannyapun lebih lemah dari tadi pagi. Itu sudah membuat panik warga. Tentu saja panik.
Karena guncangan dengan ukuran 6,8 SR bukan guncangan lemah. Itu yang membuat masyarakat lebih mawas diri di malam ini.

Sebagai tambahan berita kutuliskan disini:
Gempa di Mandailing Natal pada 24 07 2010 mempunyai titik gempa di 15 Km di sebelah barat daya kota Panyabungan. Dan berada di kedalaman 10 meter di bawah tanah.

No comments: